-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pemaparan 5 Besar RW Desa Sukatani Jadi Instrumen Politik Evaluasi Tata Kelola Lingkungan

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:58 WIB | 0 Last Updated 2025-12-25T08:58:11Z

KabarKiri -Kegiatan Pemaparan 5 Besar RW/RT Istimewa Desa Sukatani dalam rangka Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat RW tidak hanya menjadi ajang kompetisi lingkungan, tetapi tampil sebagai instrumen politik evaluasi tata kelola pemerintahan desa dalam memastikan peran RW dan RT berjalan efektif, merata, dan bertanggung jawab.

Lima RW terpilih dinilai telah menunjukkan kinerja unggul dalam aspek kebersihan, inovasi, keamanan, administrasi, serta gotong royong. 

Namun forum ini sekaligus membuka fakta bahwa tidak semua RW bergerak dengan kualitas dan ritme yang sama, menandakan masih adanya persoalan dalam sistem pembinaan dan pengawasan kewilayahan.

Ketua LPM Desa Sukatani sekaligus panitia kegiatan, Asep Undang Juana, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar mencari juara, melainkan menjadi alat ukur keseriusan struktural aparatur kewilayahan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

“Ini bukan soal lomba atau siapa yang menang. Ini tentang sejauh mana RW dan RT benar-benar menjalankan perannya. Yang belum maksimal harus dibina, bukan dibiarkan,” tegas Asep.

Ia menambahkan, apabila hanya RW tertentu yang terus menunjukkan kemajuan, maka hal tersebut justru menjadi indikator lemahnya pemerataan pembinaan dan dukungan kebijakan dari pemerintah desa.

“Evaluasi ini harus ditindaklanjuti. Jangan berhenti di laporan dan dokumentasi. Kalau tidak ada koreksi kebijakan, lomba ini hanya akan menjadi simbol,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukatani, Abdul Azis Tb. Limbong, S.H., dalam sambutannya menyatakan bahwa Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga merupakan bagian dari inovasi tata kelola desa yang lahir dari kebutuhan internal Desa Sukatani, sekaligus penguatan peran RW dan RT sebagai ujung tombak pembangunan.

Ia menyampaikan bahwa Desa Sukatani telah meraih Juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten Purwakarta periode 2023–2024, dan saat ini menjadi wakil resmi Kabupaten Purwakarta dalam Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Namun prestasi tidak boleh membuat kita berpuas diri. Justru harus menjadi pemicu untuk memperkuat konsistensi kerja dan pemerataan pembangunan di seluruh RW dan RT,” ungkap Abdul Azis.

Lebih lanjut, ia menyatakan keyakinannya bahwa model lomba berbasis evaluasi menyeluruh terhadap kinerja RW dan RT seperti ini merupakan inovasi yang belum tentu dilakukan di desa lain.

“Saya sangat percaya diri. Pola lomba dengan pemaparan, evaluasi terbuka, dan penekanan pada tanggung jawab kewilayahan seperti ini hanya dilaksanakan di Desa Sukatani tercinta. Ini bukan sekadar lomba, tapi cara kami menjaga kualitas pemerintahan dari tingkat paling bawah,” tegasnya.

Menurutnya, pemaparan 5 besar RW menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa prestasi desa di level kabupaten dan provinsi benar-benar ditopang oleh kinerja kewilayahan yang kuat, bukan semata oleh administrasi dan pencitraan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga akan kehilangan makna apabila hanya berakhir pada seremoni penghargaan. 

Namun jika dijadikan dasar koreksi kebijakan, penguatan pembinaan, dan pemerataan pembangunan, maka forum ini layak disebut sebagai langkah politik pembangunan desa yang berpihak pada kerja nyata, bukan simbol semata.***
×
Berita Terbaru Update