-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Operasi Kilat Polsek Pinggir: 17 Budak Sabu di ‘Jalan Neraka’ Diciduk, Kapolres Bengkalis: Kejar Lolom dan Gendor Sampai ke Lubang Semut!

Sabtu, 11 April 2026 | 23:19 WIB | 0 Last Updated 2026-04-11T17:21:22Z

KabarKiri – Aroma narkoba di wilayah yang dijuluki warga sebagai “Jalan Neraka” akhirnya tercium tajam oleh pihak kepolisian.

Dalam sebuah operasi senyap yang kilat, Tim Opsnal Polsek Pinggir berhasil memporak-porandakan sarang peredaran gelap narkotika di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (11/4/2026).

Operasi ini bukan sekadar penggerebekan biasa. Sebanyak 17 orang yang diduga kuat tengah berpesta sabu langsung "tumbang" dan diamankan saat polisi mengepung titik rawan yang selama ini meresahkan masyarakat tersebut.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si, melalui Kapolsek Pinggir, AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si, mengungkapkan bahwa wilayah tersebut telah lama menjadi target operasi (TO). 

Berawal dari jeritan keresahan warga, polisi melakukan pengintaian mendalam sebelum akhirnya merangsek masuk.

“Saat tim tiba, situasi sempat memanas. Para pelaku berusaha kocar-kacir melarikan diri ke berbagai arah. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, 17 tersangka berhasil kita kunci posisinya dan tidak berkutik,” tegas AKP Agung Rama Setiawan.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah alat hisap (bong) dan kaca pirek yang masih menyisakan kristal putih sabu seberat 1,44 gram, bukti nyata adanya aktivitas terlarang yang masif di sana.

Hasil tes urine yang dilakukan sesaat setelah penangkapan memberikan fakta yang mengerikan: 100% tersangka positif mengandung amphetamine. 

Hal ini membuktikan bahwa lokasi "Jalan Neraka" bukan sekadar tempat transaksi, melainkan pusat konsumsi narkoba yang aktif.

Dari hasil interogasi cepat, muncul dua nama yang kini menjadi target utama kepolisian. Mereka adalah LOLOM dan GENDOR, dua sosok yang diduga kuat sebagai pemasok utama atau bandar besar di balik layar.

“Kami sudah mengantongi identitas mereka. LOLOM dan GENDOR kini resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kami peringatkan, tidak ada tempat bersembunyi di wilayah hukum Bengkalis,” ujar Kapolres dengan nada tegas.

Kapolres Bengkalis menyatakan bahwa penindakan ini adalah bagian dari komitmen besar Polri dalam program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). 

Ia memastikan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada 17 pengguna ini saja, melainkan akan memburu hingga ke akar-akarnya.

“Ini adalah perang terbuka. Kami tidak akan memberi celah sekecil apa pun bagi perusak generasi bangsa. Bandar besar akan kami kejar sampai dapat!” tegas AKBP Fahrian Saleh Siregar.

Polres Bengkalis juga membuka pintu seluas-luasnya bagi laporan masyarakat melalui Call Center 110 atau pesan langsung ke WhatsApp Kapolres. “Identitas pelapor adalah rahasia negara yang kami lindungi. Mari kita bersihkan Bengkalis dari racun narkoba bersama-sama,” tutupnya.

Saat ini, ke-17 tersangka beserta barang bukti telah mendekam di sel tahanan Polsek Pinggir guna menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara tim buru sergap masih menyisir jejak pelarian sang bandar besar.***



(FN)
×
Berita Terbaru Update