-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Simbol Kebanggaan Warga! Belum Sah ke Duri Jika Belum Abadikan Momen di Monumen '2 Billion Barrel

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:16 WIB | 0 Last Updated 2026-03-08T16:16:44Z

KabarKiri – Kota Duri tidak hanya dikenal sebagai salah satu ladang minyak terbesar di Indonesia, tetapi juga memiliki simbol sejarah yang mendalam bagi masyarakatnya. 

Belum sah rasanya mengaku sebagai warga asli daerah Duri jika belum pernah mengabadikan momen di ikon legendaris kota ini: Monumen 2 Billion Barrel Produced.

Monumen yang terletak di jantung Kota Duri, Kecamatan Mandau ini, merupakan saksi sejarah pencapaian luar biasa produksi minyak sebanyak 2 miliar barel yang dihasilkan dari bumi Duri sejak tahun 1958 hingga 2006. 

Berdasarkan catatan sejarah yang tertera, monumen ini diresmikan pada 4 Desember 2006 dan ditandatangani langsung oleh George L. Kirkland, yang saat itu menjabat sebagai Executive Vice President, Upstream & Gas Chevron Corp.

Keberadaan monumen ini mendapat perhatian khusus dari tokoh pemuda dan masyarakat lokal. 

Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, atau yang akrab disapa Kincai, menegaskan bahwa ikon ini adalah bagian dari jati diri masyarakat Duri.

"Ikon ini bukan sekadar tugu biasa, ini adalah simbol perjuangan dan sejarah kekayaan alam yang kita miliki. Jangan katakan orang asli daerah Duri kalau belum pernah berfoto di sini. Ini adalah cara kita menghargai warisan daerah dan menunjukkan kebanggaan kita sebagai anak jati Duri," ujar Fredi Noza saat ditemui di lokasi, Minggu (8/3/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan area monumen tetap terjaga dan menjadi pusat perhatian di tengah hiruk-pikuk kota. 

Seiring dengan pengelolaan Blok Rokan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), area ikonik ini terus mendapatkan perhatian khusus melalui perawatan rutin, mulai dari pembersihan struktur hingga pemeliharaan taman di sekitarnya agar tetap nyaman bagi pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga bersinergi dengan pihak terkait untuk memastikan kawasan ini tetap menjadi ruang publik yang representatif. 

Sinergi ini memastikan monumen tetap menjadi saksi bisu kemajuan pembangunan di wilayah Bengkalis selama puluhan tahun.

Selain nilai sejarah, area di sekitar monumen kini juga menghidupkan ekonomi kreatif bagi pedagang lokal. 

Kehadiran masyarakat yang berkumpul untuk bersantai dan berswafoto menjadikan lokasi ini sebagai titik nadi interaksi sosial warga Duri di setiap akhir pekan.***




(FN)
×
Berita Terbaru Update