-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Satu Darah Satu Jasad: Aksi Nyata TUAH ALAM Ringankan Beban Sesama di Hari Jumat Berkah

Jumat, 06 Maret 2026 | 19:40 WIB | 0 Last Updated 2026-03-06T12:41:11Z


KabarKiri
– Suasana di sepanjang Jalan Hang Tuah, tepatnya di depan Masjid Raya Arafah, Duri, tampak berbeda pada Jumat sore (6/3/2026). Aliansi Anak Melayu (TUAH ALAM) menggelar aksi sosial bertajuk “Borong Takjil UMKM” yang memasuki minggu ketiga pelaksanaannya.

Aksi ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, melainkan menjadi simbol nyata kepedulian organisasi terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal. 

Dengan konsep "Pemberdayaan Ganda", pengurus TUAH ALAM memborong habis dagangan para pelaku usaha mikro di lokasi tersebut untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas.

Ketua Umum TUAH ALAM, Fredi Noza, yang akrab disapa Kincai, menjelaskan bahwa langkah strategis ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap visi Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., MMP, dalam memajukan ekonomi kerakyatan.

"Kami bergerak mandiri dengan semangat kebersamaan. Niat baik harus terlaksana secara tepat sasaran. Memborong dagangan UMKM adalah cara kami mendongkrak pendapatan mereka secara langsung, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan warga yang berpuasa," ujar Fredi di sela-sela kegiatan.




Di tengah kesibukan aksi tersebut, Fredi Noza juga menekankan pentingnya menjaga integritas organisasi. 

Menurutnya, ketulusan batin harus diwujudkan melalui tingkah laku nyata di lapangan, termasuk menghargai waktu sebagai aset berharga untuk berbuat baik.

"Jangan pernah berhenti berdoa dan berbuat baik. Lelahnya akan hilang, namun pahalanya akan terus mengalir. Mari manfaatkan waktu mulia di hari Jumat ini dengan memperbanyak shalawat, membaca Al-Kahfi, dan berdoa," pesannya dengan penuh khidmat.

Aksi spontan ini mendapat respons emosional dari para pedagang. Salah seorang penjual takjil tak kuasa menahan haru saat seluruh dagangannya habis diborong dalam sekejap.

“Terima kasih TUAH ALAM. Kegiatan ini sangat membantu modal usaha kami selanjutnya. Selain untung, jualan kami jadi lebih dikenal orang. Ini benar-benar berkah,” ungkap pedagang tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Ia pun mendoakan agar seluruh jajaran pengurus TUAH ALAM senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.

Kegiatan ditutup dengan pekik semangat khas organisasi yang menggetarkan suasana di Jalan Hang Tuah. Slogan "Satu Darah Beradat, Satu Jasad Berlandaskan Tanah" menggema sebagai pengingat akan persatuan pemuda Melayu di Kabupaten Bengkalis.

“SATU DARAH, SATU JASAD! Takkan Melayu Hilang di Bumi! Takbir!” seru Fredi yang disambut kompak oleh seluruh anggota.

Mengakhiri keterangannya, Fredi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersyukur dan meringankan beban sesama. "Mari jadikan momentum ini untuk memperbaiki diri dan berbagi kebahagiaan. Semoga Allah memberkahi ibadah kita semua," pungkasnya.***



 (FN)
×
Berita Terbaru Update