KabarKiri – Kontras antara pencitraan di media sosial dan realita di lapangan memicu kritik pedas dari warga Desa Simpang Padang, Kabupaten Bengkalis.
Di saat akun media sosial Pemerintah Desa (Pemdes) dibanjiri konten video "kerja nyata", sebuah jalan tanpa nama di kawasan Jalan Siak justru dalam kondisi mengenaskan. Saking hancurnya, warga menyematkan julukan satir: Jalan Shirotol Mustahil.
Lokasi yang hanya berjarak sepelemparan batu dari Kantor Desa Simpang Padang ini menjadi saksi bisu tumpukan sampah yang membusuk dan lubang-lubang maut yang mengancam keselamatan warga.
"Masyarakat sudah cerdas. Pemimpin kami rajin buat konten aksi lapangan, tapi nyatanya itu hanya untuk kamera. Lokasi ini cuma selangkah dari Kantor Desa, tapi kenapa tidak terlihat oleh mata pemimpin?" tutur seorang warga dengan nada getir kepada tim redaksi, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan pantauan langsung, akses yang merupakan urat nadi aktivitas warga ini tidak memiliki papan plang nama.
Kondisinya kumuh, dipenuhi sampah yang menebar aroma tak sedap hingga memaksa pengendara menutup hidung karena takut terjangkit penyakit.
Ketidakhadiran pemdes dalam menangani masalah ini memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat: "KDN: Kemana Dana Nya?".
Warga menilai, energi pemimpin desa habis tersedot untuk memproduksi konten berswafoto (selfie) demi mendapatkan like dan simpati di dunia maya, sementara infrastruktur dasar di depan mata dibiarkan terbengkalai.
Nama "Shirotol Mustahil" yang diberikan warga bukan tanpa alasan. Hal ini merujuk pada betapa sulitnya melewati jalan tersebut, sekaligus menyindir bahwa perbaikan jalan itu seolah menjadi hal yang "mustahil" diwujudkan oleh pemimpin desa yang lebih mencintai citra digital daripada kenyataan.
Meski isu sampah menjadi perhatian serius di wilayah Mandau dan Bathin Solapan sebagaimana catatan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, warga Simpang Padang merasa daerah mereka dianaktirikan oleh ambisi konten sang pemimpin.
Hingga saat ini, tumpukan sampah masih menggunung dan lubang di jalan Shirotol Mustahil yang ada di Jalan Siak tetap menganga tanpa penanganan.
Warga kini menanti: Apakah aksi nyata akan benar-benar tiba, atau hanya sekadar naskah untuk video konten berikutnya?.***
(FN)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
