KabarKiri – Harapan warga Dusun I Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, untuk memiliki akses transportasi yang layak kini tinggal selangkah lagi.
Memasuki hari ke-34 pembangunan, Jembatan Merah Putih Presisi yang diinisiasi oleh Polri telah mencapai progres signifikan sebesar 85 persen, Kamis (05/03/2026).
Proyek yang menjadi simbol kepedulian kepolisian terhadap mobilitas warga ini terus digesa.
Sejak pagi pukul 08.00 WIB, puluhan personel gabungan dari Brimob, Samapta, Satpolair Polres Bengkalis, Satpolair Polres Dumai, hingga Polsek Bukit Batu bahu-membahu bersama tenaga ahli dan masyarakat setempat menyelesaikan konstruksi utama.
Pada tahap ini, tim fokus pada pekerjaan teknis tingkat tinggi, meliputi pemindahan material batu ke pondasi angkur serta pemasangan dan penyetelan sling atas jembatan. Penegangan sling ini merupakan bagian krusial dalam memastikan keamanan dan ketahanan jembatan gantung tersebut.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya Polri untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
"Pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata semangat 'Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan'. Kami ingin memastikan akses transportasi dan urat nadi ekonomi warga Desa Temiang tidak lagi terhambat oleh kendala geografis," ujar AKBP Fahrian.
Dukungan dan apresiasi mengalir deras dari tokoh masyarakat setempat. Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, yang akrab disapa Kincai, menyatakan bahwa kehadiran jembatan ini adalah jawaban atas penantian panjang warga.
"Kami sangat berterima kasih dan bangga atas inisiatif luar biasa dari Bapak Kapolres Bengkalis dan jajaran. Bagi kami, Jembatan Merah Putih Presisi ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi yang akan membangkitkan marwah ekonomi dan mempermudah anak-anak kami pergi sekolah. Ini adalah bukti nyata bahwa Polri hadir sebagai pelindung sekaligus penggerak kesejahteraan di tanah Melayu," ungkap Kincai dengan antusias.
Untuk tahap selanjutnya, tim gabungan akan segera melaksanakan pemasangan sling gantung di sisi kiri dan kanan jembatan guna memperkuat struktur konstruksi secara menyeluruh.
Seluruh rangkaian kegiatan pada hari ke-34 ini berakhir pada pukul 16.30 WIB dengan situasi yang tetap aman dan kondusif.
Pembangunan jembatan ini menjadi simbol kolaborasi yang kuat antara Polri, tenaga ahli, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat luas.***
(FN)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
