-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Trans Singkuang Dihadang Banjir, Warga Butuh Bantuan Pemerintah Daerah

Senin, 24 November 2025 | 19:47 WIB | 0 Last Updated 2025-11-24T12:47:26Z

KabarKiri - Ratusan warga di kawasan Trans Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali dihadapkan pada bencana alam berupa banjir bandang yang menghancurkan, Senin (24/11/2025).

Banjir yang terjadi sejak Sehari atau Dua hari lalu  ini telah menyebabkan kerugian material yang besar, terutama bagi petani, serta memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 

Banjir yang disebabkan oleh luapan sungai setempat setelah intensitas hujan tinggi ini dilaporkan merendam seluruh areal pertanian dan pemukiman di Trans Singkuang. 

Mayoritas warga di daerah ini adalah petani, dan laporan di lapangan menunjukkan bahwa ratusan hektar sawah dan perkebunan terancam atau sudah dipastikan gagal panen.


"Air datang sangat cepat, dan sekarang semua ladang kami terendam. Ini bukan hanya kerugian, tapi berarti kami tidak punya persediaan makanan dan penghasilan untuk bulan-bulan mendatang," ujar Rianto  seorang warga setempat.

Mengingat kondisi pemukiman yang tidak lagi aman dan terendam air, warga terdampak dari Trans Singkuang terpaksa melakukan pengungsian massal. 

Lokasi pengungsian utama yang dituju adalah daerah Singkuang Dua, yang dinilai lebih tinggi dan aman dari jangkauan banjir.

Bahan makanan siap saji dan air bersih.
Selimut dan perlengkapan tidur untuk balita dan lansia.
Obat-obatan dan layanan kesehatan darurat.

Hal yang paling disayangkan dalam situasi darurat ini adalah lambatnya atau bahkan ketiadaan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mandailing Natal. 

Hingga rilis ini diterbitkan, warga yang mengungsi menyatakan belum ada tim atau bantuan resmi dari Pemda yang tiba di lokasi pengungsian maupun di Trans Singkuang.

"Kami sudah dua hari mengungsi, kondisi kami sangat memprihatinkan. Kami sangat berharap Pemerintah Daerah segera turun tangan memberikan bantuan logistik dan evakuasi. Kami merasa diabaikan dalam musibah sebesar ini," keluh salah satu perwakilan warga di lokasi pengungsian.


Warga mendesak agar Pemda Madina segera mengambil langkah cepat dan tanggap darurat untuk memberikan bantuan kemanusiaan serta melakukan pendataan kerugian agar proses pemulihan dapat segera dimulai.***



(Yudistira)
×
Berita Terbaru Update