NESA, yang fokus pada pelatihan bahasa Inggris gratis untuk semua kalangan, merupakan bagian dari wadah silaturahmi besar BELA PURWAKARTA, komunitas yang menaungi lebih dari 100 kelompok dengan beragam latar belakang.
Kehadiran NESA kini membuktikan dampak nyatanya, tidak hanya sebagai penyedia pendidikan alternatif, tetapi juga sebagai pencetak talenta muda berdaya saing tinggi.
Dari Ruang Kelas ke Arena Kompetisi
Efek pembelajaran konsisten dan menyenangkan di NESA tampak nyata dalam prestasi dua anggotanya, M. Royyan Kautsar dan Lintang Jenar, siswa SMK Negeri 1 Purwakarta, yang berhasil menjuarai lomba debat bahasa Inggris di tingkat sekolah.
Pencapaian tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil sinergi antara dedikasi pengajar NESA yang mengabdi secara sukarela dan semangat belajar tinggi dari para anggota.
Kisah Royyan dan Lintang menjadi contoh konkret bagaimana akses pendidikan gratis mampu mentransformasi kualitas generasi muda lokal.
Apresiasi dari Jantung Amerika
Kemajuan NESA mendapat perhatian khusus dari Sutoyo, pendiri NESA yang kini berdomisili di Houston, Texas, Amerika Serikat.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, ia memberikan hadiah berupa satu unit handphone baru kepada masing-masing juara.
Serah terima penghargaan dilakukan secara resmi di SMK Negeri 1 Purwakarta, disaksikan oleh Kepala Sekolah Ajang Sarip Hidayat, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Heldy Eriston, serta jajaran guru.
Para pengurus NESA seperti Mulyana, Kartini, Yanthie, Nisa, Thara, Mheylin, Yogi, Indra, dan Hussein turut berinteraksi dengan siswa, memberikan pelatihan singkat bahasa Inggris melalui game interaktif dan menghibur.
Melalui video call dari Amerika, Mr. Sutoyo juga memberikan ceramah motivasi, menegaskan bahwa keberhasilannya bisa tinggal dan berkiprah di luar negeri adalah buah dari ketekunan belajar bahasa Inggris.
Ia berpesan bahwa bahasa adalah kunci pembuka peluang global.
Dukungan Lokal dan Filosofi Pendidikan
Momentum ini semakin istimewa dengan kehadiran Aa Komara, Founder BELA PURWAKARTA, yang turut memberikan dukungan dan pandangan inspiratif.
Sebagai alumnus Sastra Inggris Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan mantan instruktur bahasa Inggris di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN), ia berbagi pengalaman pribadi.
“Saya alumni Sastra Inggris UNPAD, sejak SMP ikut kursus bahasa Inggris. Tetapi setelah vakum lebih dari 15 tahun, kemampuan saya menurun. Ibaratnya, sudah lama tidak menyetir, akhirnya oleng saat kembali berkendara,” ujarnya, Kamis (13/11).
Ia menegaskan pentingnya latihan berkelanjutan.
“Bahasa Inggris harus terus dilatih dan dipraktikkan secara rutin. Bersyukur ada NESA yang membantu memperlancar kemampuan berbahasa, apalagi gratis dan suasananya menyenangkan,” tambahnya.
Lebih jauh, Aa Komara menilai bahwa keberadaan NESA sejalan dengan amanat konstitusi.
Menurutnya, inisiatif yang telah menjangkau warga lintas kecamatan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
Apresiasi dari Spirit Binokasih
Keberhasilan NESA juga menuai apresiasi dari Wahyu Hidayat, Founder Spirit Binokasih, gerakan yang konsisten mempromosikan kearifan lokal.
“Saya mengapresiasi positif apa yang dilakukan NESA. Ini contoh kolaborasi komunitas yang kuat dan efektif, memadukan semangat kesukarelaan dengan hasil terukur. NESA tidak hanya mengajarkan keterampilan bahasa Inggris yang merupakan kebutuhan abad ke-21, tetapi juga menanamkan etos kerja keras dan ketekunan,” ujarnya.
“Prestasi Royyan dan Lintang adalah bukti konkret bahwa NESA Effect mampu mengangkat kualitas sumber daya manusia lokal tanpa memandang batasan ekonomi.
Ini model pemberdayaan masyarakat yang patut dicontoh dan direplikasi sebagai kontribusi nyata bagi akselerasi pendidikan nasional,” lanjut Wahyu.
Menjadi Katalisator Perubahan Sosial
NESA membuktikan bahwa dengan semangat kerelawanan dan visi yang jelas, komunitas mampu menjadi katalisator perubahan sosial yang signifikan, mendorong Purwakarta melangkah lebih jauh menuju kompetensi global.***
Tag Terpopuler
› aa Komara
› Daerah
› NESA
› Purwakarta
› Spirit Binokasih
› Wahyu Hidayat
NESA Effect Menggema: Dari Kelas Bahasa Gratis Hingga Podium Juara Debat, Mengangkat Harkat Pendidikan Purwakarta
NESA Effect Menggema: Dari Kelas Bahasa Gratis Hingga Podium Juara Debat, Mengangkat Harkat Pendidikan Purwakarta
Redaksi KabarKiri.info
Kamis, 13 November 2025 | 13:27 WIB |
0
Last Updated
2025-11-13T06:29:34Z
KabarKiri - Di tengah dinamika sosial yang menuntut keahlian global, inisiatif akar rumput seperti Nusantara English Speaking Association (NESA) di Purwakarta hadir sebagai pilar penting dalam dunia pendidikan.

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
