KabarKiri - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan membantah keras tudingan Kanit Reskrim Polsek Linggabayu yang menyebutkan ada oknum TNI yang membekap kegiatan penambangan tanpa izin (PETI).
Dandim mengatakan, pihaknya sudah berulang kali turun ke lapangan untuk memastikan bahwa tidak ada keterlibatan anggotanya dalam aktifitas kegiatan tambang ilegal di wilayah Mandailing Natal.
"Itu tidak benar, saya pastikan tidak ada anggota saya yang terlibat dalam kegiatan tambang ilegal yang ada di Mandailing Natal, saya membantah keras pernyataan Kanit Reskrim itu”, tegas Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo melalui sambungan telepon, Senin (6/10/25).
"Kalau memang ada anggota saya yang terlibat membekap tambang ilegal, saya minta agar laporkan ke saya, saya akan proses dan tindaklanjuti”, tegasnya.
Seperti diketahui, Kanit Reskrim Polsek Linggabayu membuat pernyataan keras dan menuding ada oknum TNI yang terlibat membekap tambang ilegal di Aek Sagala gala Kecamatan Linggabayu yang terbit di sebuah media online, Minggu (5/10).
Dalam berita tersebut, secara tegas Kanit Reskrim Polsek Linggabayu menyebut ada oknum TNI yang membekap.
”Beritakan aja, ada oknum TNI terlibat,” ucap Kanit Reskrim sembari menyebut nama oknum tersebut.***
(Yudistira)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
