-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bahas RKP Desa 2026, Pemdes Kedaung Gelar MUSRENBANGDes bersama Lembaga Desa dan Tokoh Masyarakat

Senin, 29 September 2025 | 20:22 WIB | 0 Last Updated 2025-09-29T13:23:52Z
 
Kepala Desa Kedaung Edi Kuswanto Ymc saat memberikan sambutan pada kegiatan MUSRENBANGDes 2026 bersama lembaga desa (KabarKiri)

KabarKiri - Menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan di Desa dan Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 4 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025. 

Pemerintah Desa (Pemdes) Kedaung menggelar MUSRENBANGDes. Kegiatan ini untuk membahas dan menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP-Desa) Tahun Anggaran 2026 bersama lembaga desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur desa dan dihadiri dari unsur Uspika Kecamatan Sragi.

Kegiatan MUSRENBANGDes dilaksanakan di Kantor Desa Kedaung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Senin siang (29/9/2025). 

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Lampung Selatan dan doa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kedaung Edi Kuswanto Ymc menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur Uspika dan elemen masyarakat serta lembaga desa yang telah memenuhi undangan MUSRENBANGDes untuk bersama-sama membahas dan menyepakati rancangan prioritas pembangunan tahun mendatang.

"Yang pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada bapak ibu semuanya yang telah hadir pada kegiatan MUSRENBANGDes siang ini 'sebagai sarana wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengetahui realisasi anggaran dana desa serta pos-pos yang telah ditetapkan oleh pemerintah sekaligus untuk bersama-sama membahas dan menyepakati prioritas pembangunan tahun 2026 - 2027, " Kata Kades Edi.

Selanjutnya, ia memaparkan realisasi APBDes tahun anggaran 2025. Pada momen tersebut, Kades Edi Kuswanto menyampaikan terkait pengelolaan keuangan dana desa yang sangat minim. Seperti Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa (Rp.290.643.703) dibagi 3 Sub. Bidang, yakni Bidang Pendidikan Rp.40.150.000,- Sub. Bidang Kesehatan Rp.206.599.703,- Sub. Bidang Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Rp.17.594.000,- Sub. Bidang Kawasan Permukiman Rp.10.000.000,-

"Untuk Bidang pembangunan cuma 17 juta. Kita sama-sama mengetahui untuk anggaran tahun depan sudah ada pos yang telah ditetapkan oleh pemerintah seperti, 30 persen cadangan untuk mendukung Kopdes. Lalu 20 persen pos ketahanan pangan dan 15 persen BLT DD. Artinya untuk saat ini saja, syukur-syukur aparatur desa bisa kita bayarkan haknya. Harapan saya kalau bisa insentif RT dan kader bisa ditopang dari ADD sehingga pembangunan bisa terwujud," harapnya.

Diakhir sambutannya, Kades Edi menyampaikan bahwa Desa Kedaung telah memiliki Mobil Siaga Desa. 

"Kemudian terkait pembangunan bersumber dari APBN untuk Pendidikan di Desa Kedaung adalah revitalisasi satuan pendidikan SDN 1 Kedaung. Dan bantuan dari Dinas Pertanian mendapat 12 titik sumur bor. Selanjutnya juga mendapatkan Program PISEW (Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi) dari Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya akan membangun infrastruktur cor beton Ruas Jalan Penghubung Bakti Rasa - Kedaung," tutupnya.

Sementara, Camat Sragi, Jaelani, S.STP., M.H dalam arahannya menyampaikan bahwa Musrembangdes ini adalah proses perencanaan. 

Ia mengibaratkan seseorang merencanakan tahun depan akan membeli sebidang sawah. Namun pada waktunya rencananya gagal dikarenakan anggarannya kurang. 

Begitu juga dengan perencanaan pembangunan di tahun 2026. Jika tidak terealisasi janganlah berkecil hati tetapi tetap optimis untuk membangun desa, " ucapnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan kisi-kisi isu fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026 sebagai berikut;
  1. Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa untuk bantuan langsung tunai desa dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data pemerintah sebagai acuan. (Data pemerintah sebagai acuan yang termuat dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2025 adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional)
  2. Penguatan desa berketahanan iklim dan tanggung bencana 
  3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala desa
  4. Program ketahanan pangan atau lumbung pangan, energi dan lembaga ekonomi Desa lainnya 
  5. Dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih. (Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih 
  6. Pembangunan infrastruktur digital dan teknologi di Desa
  7. Program prioritas lainnya di Desa
  8. Dana Operasional Pemerintah Desa paling tinggi 3% sesuai kewenangan Desa.

Diakhir acara Sekretaris Desa Kedaung Uus memaparkan rancangan RKP Desa Tahun 2026-2027 prioritasnya adalah masih fokus pada infrastruktur, pertanian dan peternakan. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri ciptaan Kusbini.*** 



(Alfian)
×
Berita Terbaru Update