-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Prabowo Naikkan Gaji Hakim Hingga 280 persen, Prioritaskan Golongan Bawah

Kamis, 12 Juni 2025 | 17:54 WIB | 0 Last Updated 2025-06-12T10:54:09Z
Prabowo Subianto naikkan gaji hakim 280 persen (Biro Pers Presiden)

KabarKiri — Setelah hampir dua dekade tanpa kenaikan gaji, Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, mengumumkan kabar besar: gaji para hakim di seluruh Indonesia akan dinaikkan secara signifikan, dengan lonjakan tertinggi mencapai 280 persen bagi hakim golongan bawah.

‎Dalam acara pengukuhan hakim yang digelar di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (12/6), Presiden Prabowo menegaskan bahwa kesejahteraan hakim merupakan fondasi utama keadilan.

‎Menurutnya, hakim yang hidup layak tak akan mudah tergoda oleh kepentingan pribadi atau uang sogokan.

‎“Mulai hari ini, saya umumkan bahwa gaji para hakim akan mengalami kenaikan. Besarannya bervariasi, namun peningkatan tertinggi diberikan kepada hakim-hakim di tingkat bawah,” ujarnya dengan tegas.

‎Prabowo mengungkapkan rasa terkejutnya saat mengetahui bahwa selama 18 tahun terakhir, gaji hakim tidak pernah naik.

‎Ia juga menerima laporan bahwa banyak hakim di daerah yang masih harus menyewa rumah karena penghasilan yang belum mencukupi.

‎Ia menekankan pentingnya peran hakim dalam menjaga keadilan bagi rakyat kecil.

‎“Orang biasa, rakyat kecil, hanya bisa menggantungkan harapan pada hakim yang adil. Sementara mereka yang berkuasa dan kaya bisa menyewa pengacara hebat. Tapi keadilan hanya bisa ditegakkan oleh hakim yang jujur, yang tak tergoyahkan oleh uang,” kata Prabowo.

‎Untuk mendukung realisasi kebijakan ini, Prabowo menyatakan akan segera meminta Menteri Keuangan, Sri Mulyani, untuk menyiapkan alokasi anggaran dari APBN.

‎Ia juga menyebutkan bahwa jika diperlukan, anggaran instansi lain seperti Polri dan TNI bisa disesuaikan demi menyejahterakan para penegak hukum di pengadilan.

‎“Tak ada gunanya kita tangkap pelaku kejahatan jika hakim tidak bisa mengadili dengan adil. Negara butuh hakim yang tak bisa dibeli,” tambahnya.

‎Prabowo menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa keadilan merupakan kunci utama kemajuan bangsa. Ia menegaskan bahwa sistem hukum yang kokoh dimulai dari hakim yang bersih dan sejahtera.***

×
Berita Terbaru Update