-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pengemudi Angkot Meninggal di Balik Kemudi

Senin, 16 Juni 2025 | 14:43 WIB | 0 Last Updated 2025-06-16T07:43:19Z
Wahyu Hidayat sampaikan bela sungkawa atas meninggalnya sopir angkot di Purwakarta (KabarKiri)


KabarKiri - Pagi di Purwakarta, Selasa, 16 Juni 2025, berubah kelabu. Seorang pengemudi angkutan umum yang akrab disapa Mang O (69), ditemukan tak bernyawa di dalam angkotnya di Jalan Basuki Rahmat. Kepergian sosok familiar ini menyisakan duka mendalam bagi warga dan rekan seprofesi.

Menurut Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol Marsono, peristiwa tragis ini terungkap ketika seorang rekan pengemudi melihat angkot jalur 05 yang dikemudikan Mang O berhenti di tengah jalan usai menurunkan penumpang. 

Curiga dengan situasi tak biasa, rekan tersebut menghampiri dan mendapati Mang O telah meninggal dunia sekitar pukul 06.30 WIB. Belum ada keterangan resmi penyebab kematian, namun kejadian ini mengejutkan banyak pihak.

Wahyu Hidayat, pendiri spirit Binokasih menyampaikan belasungkawa atas kepergian Mang O. 

“Kami turut berduka cita. Mang O adalah bagian dari denyut nadi Purwakarta,” ujarnya. 

Wahyu juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja, termasuk pengemudi angkot.

“Kita tak pernah tahu sampai kapan usia kita. Baik pekerja formal maupun informal, seperti Mang O, seharusnya terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Jika terdaftar, keluarga yang ditinggalkan bisa mendapat klaim jaminan, sehingga duka tak semakin berat,” tegasnya.

Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan, hingga 2024, hanya 37,5% pekerja informal di Indonesia terdaftar sebagai peserta. Padahal, jaminan seperti santunan kematian atau kecelakaan kerja dapat meringankan beban keluarga. 

Kasus Mang O menjadi pengingat keras: perlindungan sosial bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak.

Kejadian ini memicu diskusi di media sosial, dengan banyak warga Purwakarta mengenang kebaikan Mang O.

Kisahnya yang viral di TikTok dan YouTube mencerminkan betapa pekerja seperti Mang O adalah pahlawan tanpa tanda jasa di jalanan.

Pemerintah daerah dan stakeholder diminta segera bertindak, memastikan pekerja informal mendapat akses perlindungan sosial yang layak.***


(WhY)
×
Berita Terbaru Update