![]() |
| Pos Gadog Hoegeng (Dok. Pemkab Bogor) |
KabarKiri - Bupati Bogor, Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi atas langkah inovatif Kapolres Bogor dalam menamai dua pos polisi dengan nama tokoh-tokoh nasional legendaris: Pos Gadog Hoegeng dan Pos Soebianto, Selasa (17/6).
Menurutnya, dua nama besar ini tidak hanya historis, tapi juga sarat makna keteladanan yang layak diteladani generasi saat ini.
Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan Pos Gadog Hoegeng di Ciawi dan Pos Soebianto di Sentul.
Tidak hanya itu, peresmian juga mencakup perubahan nama ruas jalan Ciawi – Gadog menjadi Jalan Hoegeng.
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, anggota DPR RI dari Komisi V dan VII, unsur TNI dan Polri, serta keluarga besar Jenderal Hoegeng.
Bupati Rudy menyebut, penamaan ini bukan sekadar simbol, melainkan penghormatan kepada nilai-nilai luhur bangsa.
“Langkah ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan wujud penghargaan atas jasa dan keteladanan para tokoh nasional. Hari ini anak muda tidak diminta meneteskan keringat, darah, dan air mata untuk memperjuangkan kemerdekaan,” tegasnya.
Rudy juga menambahkan bahwa ketokohan Hoegeng dan Soebianto tidak hanya dikenal lewat nama besar mereka, tetapi juga melalui semangat, kejujuran, dan integritasnya.
“Kita hanya diminta mengenang, meneladani, dan meneruskan semangat para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini,” lanjut Rudy.
Senada dengan Bupati, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan juga menyampaikan apresiasi mendalam.
Ia menilai, inisiatif ini menunjukkan bahwa pembangunan pos polisi bukan hanya fisik, tapi juga memperkuat nilai-nilai pelayanan publik.
“Terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan. Keberadaan pos-pos ini penting dalam mengatur lalu lintas dan membantu melayani masyarakat,” ujarnya.
Irjen Rudi menutup pernyataannya dengan harapan besar bahwa nama-nama tersebut akan menjadi cerminan nilai luhur bagi aparat dan masyarakat.
“Ini harus mencerminkan nilai-nilai yang ditinggalkan, harus punya integritas yang tinggi, dan semangat melayani masyarakat,” pungkasnya.***
Menurutnya, dua nama besar ini tidak hanya historis, tapi juga sarat makna keteladanan yang layak diteladani generasi saat ini.
Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan Pos Gadog Hoegeng di Ciawi dan Pos Soebianto di Sentul.
Tidak hanya itu, peresmian juga mencakup perubahan nama ruas jalan Ciawi – Gadog menjadi Jalan Hoegeng.
Peresmian ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, anggota DPR RI dari Komisi V dan VII, unsur TNI dan Polri, serta keluarga besar Jenderal Hoegeng.
Bupati Rudy menyebut, penamaan ini bukan sekadar simbol, melainkan penghormatan kepada nilai-nilai luhur bangsa.
“Langkah ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan wujud penghargaan atas jasa dan keteladanan para tokoh nasional. Hari ini anak muda tidak diminta meneteskan keringat, darah, dan air mata untuk memperjuangkan kemerdekaan,” tegasnya.
Rudy juga menambahkan bahwa ketokohan Hoegeng dan Soebianto tidak hanya dikenal lewat nama besar mereka, tetapi juga melalui semangat, kejujuran, dan integritasnya.
“Kita hanya diminta mengenang, meneladani, dan meneruskan semangat para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini,” lanjut Rudy.
Senada dengan Bupati, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan juga menyampaikan apresiasi mendalam.
Ia menilai, inisiatif ini menunjukkan bahwa pembangunan pos polisi bukan hanya fisik, tapi juga memperkuat nilai-nilai pelayanan publik.
“Terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan. Keberadaan pos-pos ini penting dalam mengatur lalu lintas dan membantu melayani masyarakat,” ujarnya.
Irjen Rudi menutup pernyataannya dengan harapan besar bahwa nama-nama tersebut akan menjadi cerminan nilai luhur bagi aparat dan masyarakat.
“Ini harus mencerminkan nilai-nilai yang ditinggalkan, harus punya integritas yang tinggi, dan semangat melayani masyarakat,” pungkasnya.***

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
