KabarKiri – Memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) ini berhasil mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal di area Duri, Kabupaten Bengkalis, sejalan dengan peraturan daerah (Perda) yang berlaku.
Saat ini, PT PDSI mengoperasikan sedikitnya empat rig di wilayah Head Office (HO) Duri. Kehadiran rig tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi bagi warga sekitar melalui rekrutmen yang transparan dan inklusif.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif tim Humas PDSI, Aldy Novianto dan Jefri Ade.
Selaku tim perwakilan koordinator, keduanya dinilai berhasil membangun jembatan komunikasi yang solid antara perusahaan dan warga Duri.
“Kami berupaya merangkul masyarakat Duri untuk bekerja sama secara harmonis. Fokus kami bukan sekadar operasional, tapi bagaimana kehadiran teknologi pengeboran mutakhir kami bisa sejalan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat lokal,” ujar perwakilan tim koordinasi PDSI.
Apresiasi dari Tokoh Muda Masyarakat Melayu Duri. Langkah proaktif PDSI ini mendapat apresiasi tinggi dari organisasi kemasyarakatan setempat.
Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, yang akrab disapa Kincai, menyampaikan rasa terima kasihnya atas keterbukaan PT PDSI.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT PDSI yang telah merangkul anak Melayu lokal. Ini adalah bukti nyata pengembangan potensi dan penghormatan terhadap kearifan lokal. Dengan kolaborasi ini, pemuda daerah memiliki kesempatan emas untuk berkembang di tanah sendiri,” ungkap Kincai.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengeboran, workover, dan well services, PDSI tetap memegang teguh standar QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment) yang tinggi.
Dengan pengalaman dalam pengeboran terdalam dan efisiensi proyek strategis, perusahaan berharap dapat terus berekspansi.
Harapan besarnya, jumlah rig operasional di wilayah Rokan dapat terus bertambah di masa depan.
Hal ini diyakini akan menjadi solusi efektif dalam menekan angka pengangguran serta memberikan dampak domino yang positif bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja Rokan dan sekitarnya.***
(FN)


%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
