-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tak Ada Ruang Bagi Bandar! Kalapas dan Kapolres Bengkalis Sepakat 'Sikat' Peredaran Gelap Narkotika

Senin, 13 April 2026 | 16:53 WIB | 0 Last Updated 2026-04-13T09:54:49Z

KabarKiri – Sinergitas antar-lembaga penegak hukum di Kabupaten Bengkalis semakin solid. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menggelar kunjungan kerja strategis ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis untuk mempertegas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan pemberantasan narkotika, Senin (13/4/2026).

Pertemuan formal yang berlangsung hangat ini bukan sekadar seremoni. Kedua instansi sepakat melakukan akselerasi dalam deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), terutama menutup celah peredaran gelap narkoba yang menyasar area Lapas maupun wilayah hukum Bengkalis secara luas.

Kalapas Priyo Tri Laksono menegaskan, langkah ini adalah perwujudan nyata dari instruksi pusat mengenai Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju: Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), deteksi dini, dan pemberantasan narkoba.

"Sinergitas dengan Polres Bengkalis adalah harga mati. Kami ingin memastikan tidak ada ruang gelap bagi peredaran narkotika. Dengan koordinasi yang terbuka, kita tutup rapat ruang gerak para pelaku tindak pidana," tegas Priyo di hadapan jajaran Polres Bengkalis.

Dalam diskusi intensif tersebut, kedua pihak menyepakati peningkatan frekuensi Patroli Sambang oleh personel kepolisian ke area Lapas. 

Selain itu, sistem pertukaran informasi intelijen akan diperketat guna memutus mata rantai peredaran barang terlarang secara cepat dan akurat.

"Kami berkomitmen penuh menjadikan Lapas Bengkalis bersih dari narkoba (Bersinar). Dukungan Polres sangat krusial, baik dalam pengamanan objek vital maupun kerja sama operasional di lapangan," tambah Priyo.

Pihak Polres Bengkalis menyambut baik inisiatif strategis ini. Kepolisian menyatakan kesiapannya memberikan dukungan total, mulai dari bantuan pengamanan personel hingga koordinasi teknis di bidang reserse narkoba.

Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan respons cepat terhadap segala bentuk ancaman yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah. 

Dengan koordinasi yang solid ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis optimis dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga binaan serta petugas dari pengaruh negatif peredaran gelap narkoba.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan bersama bahwa keamanan Bengkalis adalah prioritas utama yang harus dijaga melalui kolaborasi tanpa batas.***



(FN)
×
Berita Terbaru Update