KabarKiri - Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2026 mengalami pemangkasan signifikan hingga 58% - 70% di berbagai daerah, pengurangan ini disebabkan pengalihan anggaran ke program Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa (KDMP).
Sehingga Dampaknya, banyak program pembangunan fisik desa terancam tertunda.
Namun, Pemerintah Desa (Pemdes) Legundi, dibawah kepemimpinan Bapak Kepala Desa Mulkan terus berkomitmen mengembangkan pembangunan infrastruktur di sektor pertanian secara bertahap dan berkelanjutan di wilayahnya.
Fokus utamanya adalah kebutuhan prioritas bagi mayoritas warganya yang berprofesi sebagai petani.
Salah satunya, yakni pembangunan jalan usaha tani (JUT) yang berlokasi di Dusun Lebung Uning Rt.002, Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan.
”Alhamdulillah tahun ini kita masih bisa membangun jalan rabat beton yang ada di Dusun Lebung Uning Rt.002 untuk melanjutkan pembangunan serupa pada tahun sebelumnya di lokasi yang sama,” kata Kades Mulkan kepada media ini saat dikonfirmasi, Minggu (12/04/2026).
Ia menambahkan, JUT sepanjang 100 meter dengan lebar 2 meter dan tinggi 15 cm tersebut dibangun menggunakan dana desa tahun anggaran (DD TA) 2026 dengan biaya sebesar Rp.44.094.000,-.
Di tahun sebelumnya, Pemdes Legundi juga telah membangun jalan rabat beton akses menuju lokasi wisata Pantai Sesinggahan di Dusun Suka Bandar sepanjang 175 meter.
”Pembangunan kami laksanakan secara bertahap karena menyesuaikan anggaran yang ada. Insya Allah tahun berikutnya akan kami upayakan untuk melanjutkan jalan usaha tani ini hingga sampai ke kandang ayam milik BUMDEs Legundi Jaya sehingga memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan daya tahan dan efisiensi mobilitas,” tambahnya.
Warga setempat sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dengan adanya pembangunan JUT di wilayah tersebut.
Sebab menurut mereka, jalan yang sedang di rabat kondisinya sulit dilalui kendaraan karena tanahnya tergerus air hujan dengan kondisi tanjakan.
Pemerintah Desa Legundi melaksanakan seluruh proses pembangunan secara swakelola dengan cara memberdayakan warga setempat yang tergabung dalam tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Legundi.***
(Alfian)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
