KabarKiri – Sebuah pesan inspiratif dari tokoh pemuda di Negeri Junjungan mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Ketua Umum Tuah Aliansi Anak Melayu, Fredi Noza, atau yang lebih akrab disapa Kincai, menyampaikan petuah mendalam mengenai filosofi rezeki dan keberkahan hidup.
Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Duri, Kamis (12/03/2026), Kincai mengingatkan masyarakat bahwa hakikat kekayaan bukanlah pada apa yang ditimbun, melainkan pada apa yang disebarkan untuk kemaslahatan orang banyak.
"Rezeki itu bukan apa yang kita genggam, tapi apa yang kita bagikan. Genggaman bisa lepas, tapi pemberian akan menetap sebagai pahala," ujar Fredi Noza dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut, tokoh pemuda yang dikenal vokal dalam aksi sosial ini juga mengingatkan tentang sifat fana dari harta duniawi. Ia mengajak masyarakat untuk lebih gemar bersedekah sebagai bekal jangka panjang.
"Harta yang kamu simpan akan habis dimakan waktu, tapi harta yang kamu sedekahkan akan kekal menemanimu sebagai pahala di akhirat kelak," tambahnya.
Pernyataan ini langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan warga di Bengkalis dan sekitarnya.
Banyak netizen menilai ucapan Kincai sebagai pengingat keras (self-reminder) di tengah dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.
Melalui pesan tersebut, Tuah Aliansi Anak Melayu di bawah kepemimpinan Fredi Noza seolah ingin menegaskan kembali identitas masyarakat Melayu yang religius, dermawan, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pesan viral ini diharapkan dapat memicu gelombang gerakan berbagi di wilayah Duri dan Kabupaten Bengkalis secara luas, sebagai wujud nyata dari ukhuwah dan rasa persaudaraan sesama anak negeri.***
(FN)


%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
