-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lantunan Ayat Suci Bergema di Lapas Bengkalis, Harapan Baru di Balik Jeruji Besi

Minggu, 22 Februari 2026 | 05:50 WIB | 0 Last Updated 2026-02-22T00:51:54Z

KabarKiri – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terus mengoptimalkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) selama bulan suci Ramadhan. 

Pada Jumat (20/2/2026) malam, Masjid Al-Ihsan menjadi saksi kekhusyukan ratusan warga binaan dalam melaksanakan rangkaian ibadah malam berjamaah.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini diikuti oleh sedikitnya 367 warga binaan yang berasal dari Blok B, C, D, E, hingga Blok Hunian Wanita. 

Rangkaian ibadah diawali dengan Sholat Isya berjamaah dan ceramah agama sebagai santapan rohani bagi para penghuni Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam proses pembinaan kepribadian. 

Menurutnya, Ramadhan adalah momentum terbaik bagi warga binaan untuk melakukan refleksi diri.

“Tujuannya jelas, yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para warga binaan, sekaligus memberikan mereka ruang seluas-luasnya untuk memperbaiki diri di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Priyo melalui jajaran strukturalnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Diesta Krismayandi, yang memantau langsung jalannya ibadah, menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian vital dari transformasi karakter.

“Ibadah bersama ini bukan sekadar rutinitas, tapi sarana transformasi karakter agar mereka memiliki mentalitas yang lebih positif,” ungkap Diesta di sela-sela pengawasan.

Aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Selain pengawasan langsung dari Ka. KPLP dan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), jajaran petugas yang tergabung dalam Tim Piket Pengawas serta personel pengamanan tambahan disiagakan di berbagai titik guna memastikan ibadah berjalan aman dan tertib.

Usai pelaksanaan Sholat Tarawih dan Witir, suasana religius berlanjut dengan agenda tadarus Al-Qur’an. 

Sebanyak 25 santri dari kalangan warga binaan terpilih melanjutkan lantunan ayat suci hingga pukul 22.00 WIB dengan pendampingan ketat dari petugas.

Hingga rangkaian kegiatan berakhir, situasi di Lapas Kelas IIA Bengkalis dilaporkan tetap aman, kondusif, dan terkendali. 

Program ini diharapkan menjadi bekal spiritual bagi warga binaan saat nantinya kembali berintegrasi ke masyarakat.***



(FN)
×
Berita Terbaru Update