![]() |
| Pelaksanaan program PISEW 2025 rampung dikerjakan oleh BKAD Ketapang Maju (KabarKiri) |
KabarKiri - Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang dilaksanakan pada tahun 2025 di Kabupaten Lampung Selatan telah selesai dilaksanakan.
Khususnya PISEW di Kecamatan Ketapang menyasar pada 1 lokasi yakni, ruas jalan akses pertanian sekaligus menghubungkan 3 Desa, yaitu Desa Bangun Rejo, Desa Ketapang dan Desa Sripendowo.
Dengan pagu anggaran sebesar 500 Juta dengan konstruksi rabat beton, volume : panjang 811,71 meter, lebar 3,0 meter dan tinggi 0,15 meter.
Rampungnya program PISEW di Kecamatan Ketapang ini mempermudah akses petani terhadap lokasi pertanian, sehingga biaya yang ditimbulkan untuk mobilisasi aktifitas pertanian dapat ditekan dengan keberadaan jalan ini.
Sujarto, masyarakat dan petani yang menerima manfaat dari program PISEW ini mengatakan bahwa dengan adanya jalan ini dirinya dan petani lainnya sangat bersyukur, karena dapat dengan mudah menuju lahan pertaniannya yang memang berada cukup jauh ditengah, sehingga untuk mengangkut pupuk, bibit dan hasil pertanian menjadi mudah dan biayanya pun murah.
Program PISEW ini sendiri dilaksanakan berbasis masyarakat atau padat karya, proses yang dilalui melibatkan masyarakat melalui kelompok masyarakat yang dibentuk dan dipercayai dalam pelaksanaannya, mulai dari perencanaan hingga tahap pengelolaannya.
Sementara itu, Dalbari selaku Kepala Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Ketapang Maju mengatakan bahwa dalam proses pelaksanaan program ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan masyarakat dalam bergotong-royong pada proses tahap awal pembersihan jalan sebelum di laksanakan.
Begitu juga dengan pelaksanaannya melibatkan warga masyarakat (padat karya tunai), hal ini program PISEW membawa berkah bagi masyarakat dari sisi ekonomi dan dari sisi pembangunan bisa memperlancar mobilitas dan meningkatkan hasil produksi pertanian serta memperkuat konektivitas antar desa, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan," tutur Dalbari kepada media ini saat ditemui di lokasi, Selasa (16/12/2025).
"Bahwa dari pihak Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Lampung Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Lampung telah melakukan serah terima sementara dan tugas kita selaku BKAD saat ini tinggal menyusun berkas dokumen laporan pertanggungjawaban serta diakhir bulan Desember ini akan dilaksanakan serah terima akhir proyek (FHO)," sambungnya.
Dalbari pun berharap, pada tahun depan program PISEW ini dapat dilanjutkan untuk menuntaskan sisa ruas jalan yang belum dibangun.
"Untuk tahun 2026 program PISEW ini harapan kita kembali turun untuk melanjutkan sisa jalan yang belum dibangun. Sehingga akses ke lahan pertanian benar-benar tuntas," harapnya.***
(Alfian)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
