KabarKiri — Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba membongkar jaringan pengedar sabu lintas daerah yang beroperasi antara Kabupaten Bulukumba dan Kepulauan Selayar.
Dalam operasi yang berlangsung sejak Sabtu, 1 November hingga Kamis, 6 November 2025, polisi mengamankan empat terduga pelaku. Salah satunya merupakan oknum aktivis berinisial BGS, warga Bulukumba.
Penangkapan Berantai, Satu per Satu Jaringan Terungkap
Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, menjelaskan bahwa pengungkapan ini dilakukan secara bertahap. Penangkapan pertama terjadi pada Sabtu (1/11/2025) di Jalan Garuda, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.
Petugas menciduk AM (40), warga Jalan Cendana, bersama barang bukti sabu seberat 0,20 gram.
“AM mengakui bahwa sabu tersebut ia dapatkan dari BGS. Dari pengakuan itu, tim kemudian bergerak melakukan penangkapan terhadap BGS,” ujar AKP H. Marala saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).
Jejak Peredaran Mengarah ke Selayar
Setelah diamankan, BGS menyebut bahwa sabu yang ia jual diperoleh dari ASK, warga Desa Kahu-Kahu, Kepulauan Selayar. Informasi itu membuat tim Resnarkoba bergerak cepat menuju Selayar.
ASK kemudian ditangkap di Jalan Dr. Muhtar Benteng, Kecamatan Benteng, dengan barang bukti sabu seberat 0,5 gram.
Dari ASK, polisi mendapat petunjuk baru yang mengarah pada pemasok utama jaringan tersebut, yakni SHR alias Jaja, warga Pulau Je’neiya, Desa Kahu-Kahu, Kecamatan Bontoharu.
Tak ingin kehilangan jejak, tim langsung ke Pulau Je’neiya dan berhasil meringkus SHR. Dari tangan pelaku, polisi menyita sabu seberat 8,1 gram, jumlah terbesar dalam rangkaian operasi ini.
Rantai Peredaran Terputus, Empat Pelaku Digelandang ke Polres
Dengan tertangkapnya SHR sebagai pemasok utama, struktur jaringan sabu lintas Bulukumba-Selayar akhirnya terungkap lengkap.
Keempat pelaku AM, BGS, ASK, dan SHR langsung dibawa ke Polres Bulukumba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Selanjutnya, mereka akan mengikuti proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah AKP H. Marala.
Peredaran Sabu Manfaatkan Jalur Kepulauan
Keberhasilan operasi ini sekaligus menunjukkan tantangan baru dalam pemberantasan narkotika.
Polisi menilai peredaran sabu kini semakin memanfaatkan jalur-jalur kecil dan kawasan kepulauan yang sulit dijangkau.
Polres Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus menindak jaringan narkoba hingga ke wilayah terluar demi menekan peredaran sabu yang kian mengkhawatirkan di wilayah selatan Sulawesi Selatan.***
(Sapriaris)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
