KabarKiri – Nasib apes kuadrat dialami komplotan penikmat serbuk putih di Desa Buluh Apo, Kamis (23/4/2026) malam. Niat hati ingin memupuk pundi-pundi rupiah dan stamina kerja, eh malah "dipupuk" petugas kepolisian masuk ke jeruji besi.
Adegan 1: Toko Kelontong "Sabu" yang Terlalu Laris. Awalnya, Tim Opsnal Polres Bengkalis curiga melihat sebuah rumah di kawasan Kelompok Tani Desa Buluh Apo yang ramai dikunjungi kendaraan kayak ada diskon minyak goreng.
Setelah diintip pukul 23.00 WIB, ternyata penghuninya, E.S (32) dan F.P (25), bukan jualan sembako, melainkan paket "micin terlarang".
Dari tangan mereka, polisi panen barang bukti mulai dari 1 paket jumbo (±4,8 gram) sampai 9 paket paket hemat (±1,7 gram). Tak ketinggalan, uang tunai Rp2.150.000 hasil "kerja keras" seharian ikut disita.
Saat ditanya dapet barang dari mana, mereka kompak menunjuk nama misterius: Mr. X dari Pekanbaru. (Kayaknya Mr. X ini lagi sibuk ganti identitas jadi Mr. Y supaya nggak dicari polisi).
Adegan 2: Pelanggan Setia yang Datang di Waktu yang Salah. Nah, di tengah proses penggerebekan yang lagi seru-serunya, tiba-tiba muncul dua sosok pahlawan kesiangan berinisial A.H (28) dan R.S (26).
Tanpa merasa berdosa, dua buruh sawit ini nyelonong masuk ke lokasi penangkapan dengan wajah sumringah.
Mungkin mereka pikir lagi ada open house, padahal di depan mereka sudah berdiri tegap Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar dan tim yang sedang berbenah barang bukti.
Niatnya mau beli "suplemen" biar semangat dodos sawit, eh malah langsung disuguhi borgol gratis.
Polisi pun mengamankan kaca pirek isi sisa sabu (±2,00 gram) dan bong botol plastik yang sepertinya sudah siap "tempur".
Hasil tes urine mereka berempat pun kompak: Positif Amphetamine. Kini, penjual dan pembeli teladan ini bisa melanjutkan silaturahmi mereka di sel Polsek Pinggir tanpa perlu khawatir diganggu nyamuk kebun sawit.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian mengingatkan dengan tegas (tapi mungkin sambil elus dada melihat tingkah laku para pelaku), "Kalau ada yang mencurigakan, lapor Call Center 110. Jangan malah ikutan antre beli sabu!"
Kini keempat pria tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelajaran buat kita semua: Kalau mau beli barang malam-malam, pastikan tokonya legal, dan pastikan yang jaga bukan bapak-bapak berseragam.***
(FN)

%20(300%20x_20250522_220043_0000.png)
