-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mosi Tidak Percaya: Warga Desak Bupati Bengkalis Evaluasi Kinerja Camat Bathin Solapan

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:15 WIB | 0 Last Updated 2026-02-08T16:15:05Z


KabarKiri – Gelombang ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja birokrasi di tingkat kecamatan mulai mencuat ke permukaan.

 Sejumlah perwakilan warga di Kecamatan Bathin Solapan secara terbuka melayangkan Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan Camat Bathin Solapan pada Minggu (08/02/2026).

Pernyataan sikap ini muncul sebagai akumulasi kekecewaan warga yang menilai aspirasi dan kepentingan publik di wilayah tersebut tidak lagi menjadi prioritas utama. 

Mosi ini dianggap sebagai sinyal keras adanya hambatan komunikasi yang serius antara pihak kecamatan dengan masyarakat di tingkat akar rumput.

Salah seorang tokoh pemuda dan perwakilan warga, Fredi Noza yang akrab disapa Kincai, menegaskan bahwa mosi ini merupakan bentuk evaluasi rakyat terhadap kepemimpinan yang dinilai mulai mengabaikan amanah jabatan.

"Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Ketika ruang dialog tertutup dan janji-janji kepada masyarakat tidak kunjung terealisasi, maka Mosi Tidak Percaya ini adalah bentuk teguran keras kami sebagai warga," tegas Fredi Noza dalam keterangan resminya.

Dalam mosi tersebut, warga memaparkan lima poin utama yang menjadi dasar tuntutan dan evaluasi:

  1. Sumbatan Komunikasi Publik: Pimpinan Kecamatan dinilai sulit ditemui dan kurang responsif terhadap keluhan warga maupun organisasi kemasyarakatan,dan aliansi. sehingga terjadi jarak antara kebijakan dan kebutuhan nyata di lapangan.
  2. Ketidakjelasan Dukungan Ekonomi Kerakyatan: Minimnya aksi nyata dalam mendukung UMKM lokal, terutama program yang seharusnya bersinergi dengan visi Bupati Bengkalis (Bermasa) dalam menghidupkan ekonomi rakyat kecil.
  3. Transparansi Pelayanan: Adanya desakan evaluasi terkait birokrasi dan administrasi kecamatan yang dirasakan warga masih berbelit-belit serta lamban.
  4. Integritas Kepemimpinan: Warga menilai adanya ketidakkonsistenan antara komitmen lisan dengan tindakan di lapangan, serta kegagalan dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa tebang pilih.
  5. Desakan Audit Inspektorat: Warga memohon kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., M.M.P., untuk segera menurunkan tim Inspektorat guna melakukan audit kinerja dan evaluasi jabatan terhadap Camat Bathin Solapan demi menjaga kondusivitas wilayah.

Warga berharap Bupati Bengkalis segera merespons tuntutan ini dengan melakukan evaluasi menyeluruh. 

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga marwah pemerintahan dan memastikan pelayanan publik kembali berjalan harmonis.

"Kami ingin Bathin Solapan dipimpin oleh sosok yang mampu merangkul semua elemen, bukan yang menciptakan jarak. Mosi ini adalah bentuk kecintaan kami agar daerah ini menjadi lebih baik dan bermartabat," tambah Fredi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kecamatan Bathin Solapan belum memberikan pernyataan resmi terkait mosi tidak percaya tersebut. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak terkait sesuai dengan ketentuan Kode Etik Jurnalistik.***




(FN)
×
Berita Terbaru Update