-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sabu Bikin Halu, Parang Bikin Malu: Si Pendekar Brondolan Sawit Resmi Jadi Penghuni VIP Sel Polsek Rupat

Sabtu, 25 April 2026 | 22:15 WIB | 0 Last Updated 2026-04-25T15:15:10Z

KabarKiri – Dunia harus tahu bahwa di Kecamatan Rupat ada seorang pria berinisial S (35) yang nampaknya bercita-cita jadi penghuni kerak neraka jalur prestasi. 

Bukannya tahu diri sudah numpang hidup, pria beban keluarga ini malah mencoba mengirim orang tuanya ke akhirat lebih cepat pakai sebilah parang.

Kamis (23/4) sore itu, S pulang dari kebun sawit dengan kondisi otak yang sepertinya sudah korslet total. 

Alih-alih mandi atau bikin kopi, si "pendekar halu" ini langsung masuk dapur dan menghajar peralatan masak pakai parang. 

Mungkin dia merasa panci-panci di rumahnya sedang menertawakan masa depannya yang suram.

Mendengar suara gaduh yang lebih berisik dari knalpot brong, sang ayah mencoba menegur. 

Tapi ya namanya juga orang yang otaknya sudah tercemar zat kimia, S malah merasa tertantang. Parang yang tadi buat mukul panci, sekarang diarahkan ke leher orang tuanya.

Bayangkan, dibesarkan dengan kasih sayang, eh pas sudah gede malah mau "dipanen" pakai parang sama anak sendiri. 

Kalau dulu ibunya tahu bakal begini, mungkin pas lahir S langsung dikembalikan ke pabriknya saja.

Setelah bikin drama ancam bunuh, S dengan santainya balik lagi ke belakang rumah buat mungut brondolan sawit. Mungkin dia pikir polisi bakal kasihan lihat dia "rajin bekerja". 

Tapi Polsek Rupat nggak butuh drama sad boy dari pengedar halusinasi. S langsung diringkus sebelum sempat minta maaf pakai alasan "khilaf".

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar nggak kaget-kaget amat saat hasil tes urin S keluar: Positif Sabu. 

Pantas saja nyalinya melebihi batas kewajaran manusia berakal. Ternyata selama ini yang kasih dia perintah bukan hati nurani, tapi uap sabu yang sudah membakar sisa-sisa sel saraf di kepalanya.

Kini si "Juara Durhaka" ini sudah meringkuk di sel Polsek Rupat. Parangnya sudah disita, dan dia tinggal menunggu waktu sampai rambutnya botak kena cukur di penjara.

Jangan jadi seperti S. Kalau hidup sudah susah karena nggak punya masa depan, minimal jangan jadi psikopat buat orang tua sendiri. 

Sabu nggak bikin kamu jadi keren, cuma bikin kamu jadi bahan tertawaan satu kabupaten di dalam sel sempit yang bau pesing.***



(FN)
×
Berita Terbaru Update